Maju Jalan !!!


Akhirnya, setelah beberapa hari enggak online, kini akhirnya bisa posting-posting juga. Minggu yang berat nii .. Mulai dari ngurusin gerak jalan Mojokerto-Surabaya (ya beneran jalan bukan naek becak pah lagi ngesot, hhehe). Senang banget bisa ngersain gerak jalan MJK-SBY lagi, jadi inget taon lalu ruame banget, pesertanya keren-keren n' gokil abiz =). Taon ini sebenarnya pengen turun ikut jdi peserta, tapi gak boleh komandan [humpft]. Akhirnya jadi seksi wira-wiri dE ... Gak papah demi PDS ya .. Berharap banyak pada tahun ini.. Semoga PDS bissa naeg Podium ..Amin ..

Pacaran yang sehat???

Melihat dari judul yang saya tulis, pasti banyak pemukiran yang keluar . Kata pacaran sendiri pastinya sudah gak asing lagi di telinga kita, bahkan anak kecil pun tau .. Pacaran yang sehat juga bukan berarti harus senam pagi bersama sang pacar (hhehe). Menurut studi pengalaman saya, masih jauh pemikiran seseorang tentang pacaran yang baik itu seperti apa. Saya coba survey sama teman-teman, ternyata banyak yang kurang mengerti tentang pacaran yang sehat itu bagaimana. Coba browsing, akhirnya dapet juga .. Nii sebagian yang saya kutip semoga bermanfaat.

Pacaran itu tak mengikat

Artinya, hubungan sosial dengan yang lain harus tetap terjaga. Kalau pagi, siang dan malam selalu bareng bersama pacar, bisa bahaya lho!! Bisa-bisa nggak punya teman. Dan bukan tak mungkin, kita akan merasa asing di lingkungan sendiri. Enggak mau seperti itu kan??Tapi bukan dalam arti hubungan ”bebas” yang sebebas-bebasnya… Tentunya kita harus menghormati apa yang menjadi pegangan serta tujuan dalam berpacaran. Jika status telah mengarah pada ikatan lebih ”serius” (dalam arti penikahan) maka kita harus lebih bijak dalam menjaga kepercayaan untuk mencegah terlukainya perasaan pasangan masing-masing. Membangun kepercayaan merupakan hal yang penting dalam keharmonisan suatu hubungan.

Seks saat Pacaran??? Jangan dulu deh..

Secara biologis, masa remaja merupakan masa perkembangan dari kematangan seksual. Tanpa disadari, pacaran mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. Kedekatan secara fisik bisa memicu keinginan untuk melakukan kontak fisik yang merupakan insting dasar setiap organisme. Apabila diteruskan dapat menjadi tak terkontrol alias kebablasan. Jadi, dalam berpacaran kita harus saling menjaga untuk tak melakukan hal-hal yang berisiko terhadap perkembangan fisik dan mental remaja, salah satunya adalah perilaku seksual. Oleh karena itu, pengendalian diri dalam berpacaran tentunya sangat diperlukan.

Apa saja yang mempengaruhi perilaku seksual remaja??

1. Faktor internal
Bagaimana kita mengekspresikan perasaan, keinginan dan pendapat tentang berbagai macam masalah. Bagaimana menentukan pilihan ataupun mengambil keputusan bukan hal yang mudah. Dalam memutuskan sesuatu, kita harus punya dasar, pertimbangan dan prinsip yang matang
2. Faktor Eksternal
Perilaku seks diantara kita juga dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar. Contohnya :

* Kemampuan orang terdekat utamanya orang tua dalam mendidik tentunya akan mempengaruhi pemahaman kita mengenai suatu hal, terutama masalah seksual.
* Agama mengajarkan mana yang baik dan mana yang buruk. Pemahaman terhadap apa yang diajarkan agama akan mempengaruhi perilaku kita
* Remaja cenderung banyak menghabiskan waktu bersama teman sebayanya sehingga tingkah laku dan nilai-nilai yang kita pegang banyak dipengaruhi oleh lingkungan pergaulan kita
* Teknologi informasi yang makin berkembang memudahkan kita mengakses informasi setiap saat. Tetapi, kemajuan teknologi informasi tak selalu membawa pengaruh yang positif. It’s depend on you guys!!!

Pengaruh buruk pacaran tak sehat apa aja sih??

* Cedera fisik (memar, luka-luka, dll)
* Kondisi tubuh lemah; mudah sakit
* Perasaan tertekan; curiga yang berlebihan; bingung
* Kehilangan teman; merasa asing dilingkungan sendiri
* Terkena penyakit menular seksual (PMS)
* Kehamilan tidak diinginkan (KTD); aborsi; pernikahan dini
* HIV/AIDS
* Stress yang parah; gila; keinginan bunuh diri
* Meninggal dunia

TIPS pacaran sehat
Jika tak ingin pacaran tak sehat terjadi pada dirimu maka beberapa hal yang perlu kalian resapi dan pertimbangkan diantaranya:

* Kasih sayang, setia
* Jangan melakukan tindakan kekerasan
* Luangkan waktu untuk bergaul dengan teman-teman
* Jangan sakiti perasaan pasangan; jangan cemburu yang berlebih
* Jangan menghabiskan waktu seharian berdua saja apalagi di tempat-tempat sepi
* Lakukan kegiatan-kegiatan positif bersama seperti belajar, berolahraga, dan sembahyang bersama
* Hindari buku-buku, majalah, gambar-gambar, video yang isinya seputar seks. Karena sekali dan sekilas saja kita melihat gambar, video atau cerita seks tersebut bakal ‘terekam tak pernah mati’ di pikiran dan akan timbul keinginan untuk mengulangi ataupun mempraktekkannya
* Pengendalian diri untuk tidak berbuat diluar batas ketika sedang kontak fisik dengan pasangan
* Jangan pernah mengatasnamakan hubungan seks sebagai bukti cinta kalian (cinta tak sama dengan seks).

Untuk menjaga hubungan pacaran kalian menjadi tetap awet dan aman kita harus punya prinsip. Artinya, segala sesuatu yang akan kita lakukan ada dasar dan jelas tujuannya. Dalam pacaran, bukan tak mungkin kita menemukan perbedaan prinsip, beda batasan tentang apa yang boleh dan tak boleh dilakukan. Hal tersebut wajar saja, asalkan bisa tetap saling menghargai. Tiap orang punya hak untuk bicara terbuka termasuk mengungkapkan prinsip masing-masing. Sikap saling pengertian sangat diperlukan dalm proses ini. Mengungkapkan prinsip yang kita pegang akan berpengaruh pada penerimaan orang lain. Maksud dan keinginan kita akan sulit diterima dan dimengerti orang lain kalau kita tak bisa mengkomunikasikannya dengan baik.

Semoga teman-teman bisa menjadi pacar yang SEHAT. ^.^

Remaja Muslim Seorang Pemimpin


Kawan, pernahkah kita lihat sekeliling kita?! apa yang terbesit di benakmu ketika melihat siaran berita dimana-mana terjadi kejahatan yang disebabkan remaja, mulai dari mencuri, membunuh, bahkan ada pula anak laki-laki usianya sekitar 10 tahun [maaf] memperkosa seorang gadis kecil yang usianya masih jauh dari hal yang berbau sepertri itu, begitu miris ketika mendengar hal tersebut. Kawan, pernahkah kita berpikir menjadi remaja yang baik itu seperti apa?! Mungkinkah harus selalu mengikuti [ada sedikit perbedaan dengan menurut] dengan orang tua, walau kadang tak dipungkiri sekarang buakn zaman siti nurbaya yang dijodoh-jodohkan dan kita sebagai remaja juga butuh kebebasan dalam mengekspresikan apa yang ada di pikiran kita dan dalam tahap menjari jati diri. Remaja juga mempunyai kewajiban sebagai pemimpin, karena mau tak mau kelak mereka yang akan memimpin dunia ini. Memang bisa dibilang gampang-gampang sulit menjadi remaja yang baik. Disini akan coba saya terangkan menjadi remaja muslim pemimpin yang baik itu seperti apa yaa ....

# Takwa
Kekuatan pola takwa Zulkarnain tidak diganggu-gugat walaupun beliau mampu menundukkan pelosok dunia Timur dan Barat. Zulkarnain tidak mudah lupa diri dan berlagak seperti beraja di mata, bersultan di hati walaupun menguasai dunia. Dia tahu kedudukannya di sisi Allah Maha Pencipta. Hayati kata-katanya sebelum membina tembok pemisah penghadang Yakjuj dan Makjuj seperti di dalam ayat 95, surah Al Kahfi bermaksud : “Sesungguhnya apa yang dikurniakan Allah kepadaku adalah lebih baik (daripada pemberianmu)."

Begitu juga sikap Zulkarnain yang tidak berganjak atau goyah walaupun selepas menempa kejayaan dalam pembinaan tembok itu, seperti dalam surah sama, ayat 98 bermaksud: “(Setelah itu) berkatalah Zulkarnain: "Ini ialah suatu rahmat daripada Tuhanku; dalam pada itu, apabila sampai janji Tuhanku, Dia akan menjadikan tembok itu hancur lebur, dan adalah janji Tuhanku itu benar."

Betapa tingginya darjah takwa yang terpahat di hati dan jiwa Zulkarnain.

# Berwawasan, mempunyai misi dan tujuan hidup yang jelas.
Dalam surah al-Kahfi, ayat 87 hingga 88, Allah berfirman bermaksud :“Berkata Zulkarnain, Adapun mereka yang zalim, maka kami akan menyeksanya (yakni menghukumnya dengan tegas), kemudian dia akan dikembalikan kepada Tuhannya dan Tuhan akan mengazabkannya dengan azab yang dahsyat. Adapun mereka yang beriman dan beramal salih maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan dan kami akan titahkan kepadanya perintah yang mudah daripada perintah-perintah Kami.”

Berdasarkan ayat ini, wawasannya untuk menegakkan kebenaran dan keadilan serta memerangi segala bentuk kekufuran dan kemaksiatan seperti yang digariskan Allah.Sungguhpun Zulkarnain dikurniakan segala keperkasaan dan kebesaran, ia tidak begitu mudah memesongkannya daripada matlamat dan hala tuju wawasan yang terpahat di jiwanya.Segala kekuasaan yang dimilikinya dianggap sebagai alat atau wasilah yang digunakan sepenuhnya untuk menegakkan kebesaran Allah. Kaedah ini diterapkan secara konsisten dalam setiap wilayah yang berada di bawah sayap taklukannya.

# Bijak menyusun strategi
Setiap perkara untuk mencapai wawasan perlu dirancang dengan rapi. Bukan tindakan yang membuta atau ikut suka-suka. Dalam hal ini, surah al-Khafi mengulangi ayat yang bermaksud berikut: “(Zulkarnain) telah mengikuti satu jalan atau menggunakan pendekatan tertentu.” Sebanyak tiga kali iaitu di dalam ayat 85, 89 dan 92.Apakah makna di sebalik penekanan itu?Ia untuk menegaskan bahawa bagi mendaki tangga kejayaan perlu kepada penyusunan strategi yang rapi, teliti dan halus. Mesti adanya pelan tindakan.

# Berfikiran luas berteraskan pandangan global.
Remaja perlu mempunyai kematangan berfikir yang menjangkaui tahap global dalam menghadapi globalisasi. Allah menyatakan dalam surah al-Kahfi, ayat 84 bermaksud: “Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada (Zulkarnain) di muka bumi dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu.”

Remaja Muslim seboleh mungkin perlu mempunyai ketrampilan ‘glokal’. Jika diselidiki, budaya glokal bermaksud mempunyai daya dan kemampuan bertindak secara bijak pada peringkat setempat dengan mengambil kira ketepatan tuntutan secara global. Konsep ini sebenarnya menjadi pegangan negara Jepun sejak zaman Maharaja Meiji pada 1876 lagi, khususnya dalam kegiatan pertanian. Asalnya ia dipanggil ‘dochakuka’, istilah berakarumbikan kata kunci dalam bidang pertanian.
Konsep ini diperkenalkan untuk amalan tani di negara itu. Berikutan itu kegiatan pertanian Jepun mengalami perubahan sehingga dapat melahirkan industri dan produk berkualiti yang mampu bersaing di peringkat domestik dan berjaya menembusi pasaran dunia.Justeru, sikap remaja Muslim perlu dicanai sehingga mempunyai jati diri tulen yang akan menyerlahkan kebaikan ciri Islam mereka di kalangan masyarakat tempatan.

# Mahir berkomunikasi.
Dalam surah al-Kahfi, ayat 93 hingga 94, Allah berfirman: “Hingga apabila dia sampai di antara dua buah gunung dia mendapati di hadapan kedua-dua bukit itu satu kaum yang hampir tidak dapat difahami perkataannya. Mereka berkata, “Wahai Zulkarnain, sesungguhnya Yakjuj dan Makjuj melakukan kerosakan di muka bumi.”

Bayangkan jika seseorang pemimpin itu mampu memahami bahasa satu kaum yang hampir tidak dapat difahami perkataannya. Betapa hebatnya pemimpin itu? Bermakna, Zulkarnain juga seorang yang mempunyai kemahiran komunikasi yang tinggi.
Untuk memahami sesuatu, maka seseorang itu mesti menjadi pendengar yang baik supaya dapat menentukan pelan tindakan yang perlu diambil sebagai ketua. Apatah lagi, kemahiran bertutur dan berpidato, petah berbicara dan pandai berhujah hingga dapat mematahkan tohmahan lawan. Maka, tidak hairan Zulkarnain dapat menakluki dunia dari ufuk Barat sehinggalah ke Timur.

# Mampu menguasai kecanggihan teknologi terkini.
Kita harus kikiskan budaya 'hanya lihat, guna dan tahu pakai' dan menggantikannya dengan budaya mengetahui, mendalami, menyelidiki dan merekacipta sendiri. Sungguh jauh jarak perbezaannya di antara kedua-dua perkara itu.
Budaya berkemahiran sebegini memang dimiliki Zulkarnain dan jelas ditunjukkan di dalam surah al-Kahfi ayat 96 hingga 97 sehingga dapat membina tembok besar untuk membendung kemungkaran Yakjuj dan Makjuj.“Beliau berkata, Berilah aku potongan-potongan besi. Apabila besi itu sudah sama rata dengan kedua-dua puncak gunung itu, berkatalah Zulkarnain, Tiuplah (api itu). Apabila besi itu menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata, “Berikan aku tembaga yang mendidih supaya aku tuangkannya ke atas besi panas itu. Maka, mereka tidak mampu untuk mendakinya dan mereka juga tidak mampu untuk melubanginya.”

Sedikit dari saya semoga bermanfaat .

-resha- 

the begining


... the begining of my life ...

Akhirnya blog ini dapat saya perbarui lagi, saya akan memulai dari awal lagi. Kawan, kenalkan saya "resha" seorang pelajar di SMKN 3 Buduran Sidoarjo Jawa Timur, atau dulu disebut STM Perkapalan. Sesaat mendengar kata STM pasti banyak yang berpikiran sekolah teknik yang pasti mayoritas anak laki-laki. Memang kadang sulit untuk bisa beradaptasi di lingkungan seperti itu, namun beruntung saya masuk di jurusan TKJ [Teknik Komputer dan Jaringan] sehingga cukup banyak perempuan di kelas yaitu 11 bisa jadi tim kesebelasan nii [hhehe] . Dulu sebenarnya saya tidak terlalu menginginkan sekolah disini, tapi ternyata nsaib membawa saya, dan ALhamdulillah dengan masuknya saya ke sekolah ini banyak sekali pelajaran hidup yang saya dapatkan. Banyak hal unik yang saya temukan, seperti adanya organisasi Penegak Disiplin Sekolah atau biasa disebut PDS, yaitu organisasi yang bergerak dibidang kedisiplinan unutk menertibkan siswa-siswi yang melanggar peraturan, ada pula komunitas mulai dari siswa pintar hingga siswa super depur nuakal . Semua insyaallah bakal ak tulis disini. Cerita seorang remaja putri yang tertuang pada sebuah diary fantasy ...
"The Diarytale"